Minggu, 25 September 2011

pengertian stand alone

pengertian stand alone

1. STAND ALONE
Pada umumnya pengabungan LAN sebelumnya hanya memiliki satu server saja, sehingga user tidak mengalami kesulitan untuk mencari/menempatkan file-file printer, dan sumber daya lainnya untuk berbagai pakai (share). NetWare 2.x dan 3.x mempunyai sistem operasi yang domain pada LAN yang kecil dan secara statistik menujukan rata-rata jaringan novell 2.x dan 3.x terdiri dari server tunggal dan 30 server, atau beberapa workstation
File-file dapat ditemukan dengan menggunakan perintah DIR pada DOS, dan printer dapat ditentukan sebelumnya dari daftar. Dalam banyak hal, lingkungan user LAN telah dikonfigurasi sebelumnya untuk para user oleh administator LAN. User memperoleh akses pada printer tertentu, file akses yang telah ditentukan, dan user tidak perlu banyak mengetahui LAN untuk menggunakannya secara efektif.
Penambahan server kedua dapat menimbulkan kesulitan yang sangat berarti, karena masing-masing server stand-alone mengelola daftar user dan sumber dayanya sendiri-sendiri, pada ilustrasi gambar diatas server A adalah host untuk aplikasi WordPerfect, lost 1-2-3, dan microsoft Access server b adalah host untuk email perusahan, aplikasi akuntansi, ddan database sales, user-user yang membutuhkan akses database sales dan menggunakan aplikasi harus mengambil aaccount pada kedua server tersebut. Masing-masing user tersebut harus dibuat da n dikelolah secara terpisah. Padahal user acount hanya berada pada satu data saja.
Kesulitan yang terjadi adalah berasal dari user standpoitnt, dimana user harus log on dan mengelolah password pada masing-masing server secara terpisah. Adminitrator jaringan dengan beberapa server stand alone digunakan untuk mensikrokan kembali password user pada masing-masing server.
User-user juga mempunyai masalah dengan multiserver stand alone. Untuk menggunakan printer, user harus mengetahui mana host server printer untuk mengakses file-file program, user harus mengetahui server yang mengolah file tersebut. Kecuali user memperoleh kemudahan fasilitas tool sehingga user dapat dengan mudah mencari layanan-layanan sumber daya akan tetapi beberapa kemampuan jaringan mengalami kesulitan untuk mengakses sumber daya.

2. LAYANAN DIRECTORY
Jaringan directori lebih banyak bekerja seperti pada directory halaman kuning telefon dikelompokan secara logik untuk memudahkan pencarian. Setiap user dapat mencari directori yang diinginkan, atau dapat melihat-lihat directori seperti biasanya.
Konsep layanan directori adalah atratif. Dari pada log on ke server, user dapat log on ke jaringan yang diijinkan akses ke sumber daya jaringan oleh layanan directori, tanpa memperhatikan server mana yang menyediakan layanan. user melihat directori jaringan tanpa indikasi dari server mana yang mendukung user account.
Layanan directori adalah suatu cara formal secara ekstrim mengorganisasikan jaringan sumber daya. Layanan directori ini berkerja dengan baik pada satu organisasi (seperti departemen MIS terpusat) dapat melakukan tanggung jawabnya dalam melakukan pengelohan directori. Dengan adanya beberapa layanan directori maka dimungkinkan suatu departemen mempunyai tanggung jawab untuk versi directori tertentu, tetapi salah satu departemen tetap haarus mengambil tanggung jawab utama jika didalam suatu organisasi tidak terdapat departemen MIS (Management Informasi sytem) yang terpusat, maka akan sulit untuk mengenali directori utama
Tugas dari Pak Darwis

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More